Kedubes Inggris Pantau Kondisi Politik di Aceh

Amar
Rabu, 23 Januari 2019 18:30:01
Anggota DPRA, Azhari Cagee

BANDA ACEH, KANALSUMATERA.com - Dua orang staf Kedutaan Besar Inggris dikirim ke Aceh untuk meninjau suasana politik menjelang Pemilu 2019. Kedua orang tersebut adalah Ramon Sevilla, Political Officer UK Embassy dan Ardi Hendarto, Asisten Political Officer. Keduanya bertemu dengan Komisi I DPRA, Selasa (23/1).

“Menjelang pemilihan umum, biasanya suhu politik di suatu daerah akan naik. Susana itu yang kami ingin ketahui, makanya berkunjung ke DPRA dan sejumlah lembaga lainnya di Aceh,” kata Ramon Sevilla.

Pihaknya mengaku sengaja memilih Aceh atas beberapa hal, antara lain Aceh pernah konflik 30 tahun, di Aceh juga ada partai politik lokal, Aceh juga berstatus daerah khusus dan istimewa, dan pemerintahannya melaksanakan syarait Islam. “Dengan empat aspek itu, pasti ada suasana yang berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia yang tidak dimiliki di Aceh. Makanya, kami ingin melihat suasana tersebut,” ujar Ramon Sevilla.

Di samping itu, di Aceh juga ada hukum cambuk bagi yang melanggar. Menurut Ramon, hukum cambuk itu masih ditakuti oleh masyarakat Inggris dan Eropa yang akan berkunjung ke Aceh. Masyarakat Inggris dan Eropa menilai hukuman cambuk itu melanggar hak azasi manusia.

Namun ternyata apa yang ia lihat dan dengar di Aceh berbeda dengan perkiraannya. Situasi politik di Aceh masih normal dan belum ada keunikan atau keanehan. Begitu juga tentang hukum cambuk yang ternyata hanya diberlakukan kepada umat muslim, bukan nonmuslim.

Sementara Ketua Komisi I DPRA, Azhari Cage, saat menyambut kedua tamu dari Dubes Inggris tersebut mengatakan, suhu politik di Aceh menjelang masa kampanye pemilu legislatif dan presiden masih normal seperti biasa. “Kondisi daerah masih tetap aman, damai dan nyaman.” ujarnya.

Ia juga menjelaskan tentang pelaksanaan hukum cambuk. Kesan menakutkan itu dikatakan Azhari Cagee karena dipengaruhi cara pemberitaan sejumlah media-media luar. “Islam itu agama yang sangat menghargai HAM dan agama lainnya,” pungkas politisi Partai Aceh itu.

“Yang jangan, setelah masuk ke Aceh, mengganggu. Contohnya, mengajak masyarakat Aceh yang sudah bergama Islam untuk ke luar dan masuk agama lain. Ini yang akan membuat masyarakata Aceh jadi marah besar,” tambah dia.sn/ks


Lainnya
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Fadil Pimpin DPW FW Pro-I Riau, Ginda Burnama Ditunjuk
Ini Alasan Polisi Tidak Menahan 7 Tersangka Kebakaran G
Soal Kebakaran Kejagung, Polri Jamin Penyidikan Berdasa
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry MuniefĀ  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Bengkalis
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
DPRD Bengkalis Setujui Digitalisasi Tiket Penyeberangan Ro-Ro
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Syukur Mandar Dorong Prabowo Pimpin Revolusi Modern untuk Benahi Indonesia
Golkar Tegaskan Menteri Harus Siap Kerja, Doli: Urus Ne
PSI Tegaskan Tolak Budi Arie, Bestari Barus Singgung ā€
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Nasional
Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Sejumlah Gerbang Tol Dalam Kota Jakarta Ditutup, Pengendara Diminta Cari Jalur Alternatif
Jelang Demo di DPR 27 Agustus 2026, Sejumlah Orang Diam
Demo 27 Agustus di DPR Mulai Padat, Jalan Gatot Subroto